Home » Bussiness » Setiap orang adalah SALESMEN

Setiap orang adalah SALESMEN

Saat saya melakukan perekrutan, sering sekali saya menemukan kalimat “saya bisa menjual, saya tidak pintar ngomong“. Apakah hal tersebut benar? Saya mengingat kembali pekerjaan saya sebelumnya, saya merenung dan mengenal pribadi saya. Dan saya tidak setuju 100%. Kenapa?

  1. Background pendidikan saya adalah Sarjana Komputer jurusan Sistem Informasi.
  2. Setelah lulus kuliah, mulai bekerja di bidang IT sebagai database staff dan programmer
  3. Temperamen dasar saya adalah Plegmatis, dimana saya tidak heboh dan ekspresif seperti orang Sanguin.

Lalu apa yang buat saya akhirnya banting setir dan terjun ke dunia marketing di industri asuransi? Saya bukan orang hebat, saya hanya belajar dan memahami.

Jika kita telaah, apa sih sebenarnya dunia marketing/sales? Apakah penjualan hanya milik orang-orang yang terjun di marketing/sales? Seorang akuntan sekalipun adalah seorang sales. Lho koq bisa? Akuntan kan pekerjaannya membereskan pembukuan? Benar. Tapi sebelum seseorang mulai bekerja sebagai akuntan, sebelumnya dia melewati proses yang namanya perekrutan oleh bagian personalia sebuah perusahaan. Pada saat interview, biasanya bagian personalia akan menanykan pertanyaan, “coba ceritakan apa alasan perusahaan kami harus menerima anda untuk pekerjaan yang anda lamar?” dan biasanya sang akuntan akan memaparkan kelebihan dan kontribusi yang bisa diberikan dirinya kepada perusahaan tersebut. Dan bukankah pada saat tersebut si akuntan sedang melakukan proses marketing buat dirinya sendiri? Kemudian pada saat perusahaan deal dengan si akuntan, akuntan tersebut akan mulai bekerja, menjual waktu, skill dan knowledge nya kepada perusahaan tempat dia bekerja.

Jual beli adalah proses yang selalu terjadi dalam kehidupan kita. Ada kalanya kita menjadi pembeli, ada kalanya kita menjadi penjual. Saya percaya setiap produk / jasa tercipta untuk menjawab kebutuhan. Dan lewat proses jual beli tersebutlah kebutuhan terpenuhi. Menjadi seorang penjual tidak selalu adalah orang  yang pintar ngomong, tapi adalah orang yang mengerti dan memahami kebutuhan orang lain, mengerti dan memahami produk/jasanya, dan mengerti dan memahami bagaimana produk/jasanya dapat menjawab kebutuhan yang ada. Selling is simple.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s